Analisis Produk Vario 125 Street

ES

Executive Summary

Profil Customer Street

Customer Vario 125 Street cenderung lebih mature, memiliki SES lebih tinggi, tetapi tetap ingin tampil berbeda dan ekspresif. Jadi, Street tidak hanya cocok untuk anak muda, tetapi lebih tepat diarahkan ke customer yang mencari motor dengan identitas dan gaya yang lebih kuat dibanding varian reguler.

Kenapa Memilih Vario CBS & CBS-ISS

CBS dipilih karena lebih ekonomis dan praktis, sedangkan CBS-ISS dipilih karena dianggap paling balance antara desain, fitur, dan value.

Alasan memilih Vario 125 Street

Customer Street mencari desain yang lebih sporty, ekspresif, dan berkarakter dibanding reguler, tetapi tetap proporsional dan mudah diterima. Diferensiasi sebaiknya diperkuat melalui styling, warna/striping, dan detail visual yang memberi kesan “beda” tanpa terlihat terlalu ekstrem.

Potensi Street ke Depan

Potensi Street masih ada, tetapi tidak bisa mengandalkan demand natural. Perlu penguatan melalui refreshment desain/warna, positioning yang lebih lifestyle, serta program penjualan yang lebih menarik agar Street memiliki alasan beli yang lebih jelas dibanding varian reguler.

Apakah Banyak Berasal dari BeAT Street?

Buyer Vario Street lebih banyak berasal dari existing user Vario 125 dan BeAT Sporty, menunjukkan peluang Vario 125 Street lebih besar sebagai upgrade atau pilihan alternatif bagi existing Honda user yang ingin tampil lebih ekspresif. Namun beberapa user juga mempertimbangkan BeAT Street (13%) sebagai motor pembanding, meskipun jumlahnya masih lebih rendah dibandingkan Vario 160.

1. Profile User

Vario 125(n = 104)
Vario 125 Street(n = 53)
Laki-Laki
Perempuan
> 40 yo
36 - 40 yo
31 - 35 yo
25 - 30 yo
20 - 24 yo
< 20 yo
Gen X
Gen Millenial
Gen Z
g. > 6jt [A1]
f. 4-6jt [A2]
e. 2.5-4jt [B]
d. 1.75-2.5jt [C1]
c. 1.25-1.75jt [C2]
b. 0.9-1.25jt [D]
a. <=0.9jt [E]
Pegawai Swasta
Wiraswasta
Pelajar / Mahasiswa
Ibu rumah tangga
Guru / Dosen
Buruh kasar
Driver / Kurir
BUMN
Others
58%
42%
20%
10%
18%
26%
15%
11%
14%
38%
48%
11%
36%
39%
6%
2%
4%
3%
39%
25%
11%
8%
6%
2%
2%
2%
6%
58%
42%
42%
19%
15%
19%
4%
2%
25%
53%
23%
25%
30%
28%
13%
2%
0%
2%
30%
23%
6%
9%
11%
6%
4%
4%
8%
Source data: Survey Initial Buyer + Acceptance New Vario 125 (2026)

Key Analysis

  • Gender identik: kedua tipe sama-sama didominasi laki-laki 58% dan perempuan 42%.
  • Street lebih mature: user >40 tahun mencapai 42%, jauh di atas Vario 125 reguler 20%.
  • Street kuat di Millennial: 53% user Street adalah Gen Millennial, sementara Vario 125 reguler lebih kuat di Gen Z 48%.
  • Daya beli Street lebih tinggi: segmen pendapatan >6 juta mencapai 25% vs 11% pada Vario 125 reguler.
  • Pekerjaan relatif mirip: pegawai swasta dan wiraswasta tetap menjadi dua kelompok terbesar pada keduanya.
Implikasi: Vario 125 Street terlihat lebih cocok diposisikan ke user yang lebih matang, berdaya beli lebih tinggi, namun tetap ingin tampil berbeda dan ekspresif.

2. Previous Bike

Status kepemilikan motor sebelumnya

Vario 125

(n = 104)
Bike Status
Addition 63%Replacement 28%First Bike 9%
Motor sebelumnya (Addition vs Replacement)
BeAT
32%
14%
Vario 125
9%
8%
Supra
6%
2%
Vario 150
4%
Scoopy
3%
1%
BeAT Street
2%
Temuan utama: sumber terbesar user Vario 125 berasal dari BeAT sebagai motor tambahan (32%) maupun pengganti (14%). Repeat buyer Vario 125 juga cukup terlihat melalui Vario 125 lama (9% addition; 8% replacement).

Vario 125 Street

(n = 53)
Bike Status
Addition 72%Replacement 17%First Bike 11%
Motor sebelumnya (Addition vs Replacement)
Vario 125
21%
4%
BeAT
19%
4%
Scoopy
6%
2%
Supra
6%
Vario 150/160
6%
CB150R
4%
BeAT Street
2%
Temuan utama: user Street paling banyak datang dari Vario 125 (21% addition; 4% replacement) dan BeAT (19% addition; 4% replacement), menunjukkan Street kuat menarik upgrade dari user existing Honda yang ingin tampilan lebih ekspresif.

3. Comparing MC

Sepeda motor apa yang anda bandingkan saat membeli Vario 125?

Motor pembanding — Vario 125

Banyak user datang tanpa banyak membandingkan, namun Vario 160, Scoopy, dan BeAT tetap menjadi referensi utama.
Tidak membandingkan
30%
Vario 160
19%
Scoopy
17%
BeAT
13%
Freego
6%

Motor pembanding — Vario 125 Street

Street paling sering dibandingkan dengan Vario 160, BeAT Street, dan Scoopy.
Tidak membandingkan
40%
Vario 160
17%
BeAT Street
13%
Scoopy
8%
Vario 125 Sporty
4%

4. Psikografi

  • Penggunaan Vario 125 lebih banyak untuk kebutuhan fungsional, khususnya bekerja dan antar jemput; saat weekend bergeser ke jalan-jalan, hangout, dan berbelanja.
  • Aktivitas seperti musik, olahraga, liburan, jalan-jalan ke mall, nongkrong/ngopi, dan modifikasi cukup kuat pada kedua kelompok user.
  • Rata-rata usage harian berada di kisaran 15–20 km per hari dengan kecepatan rata-rata sekitar 50 km/jam dan kecepatan maksimum sekitar 75 km/jam.

Frekuensi & konteks penggunaan motor

Membaca kapan dan untuk apa motor paling sering digunakan.
Vario 125 (n = 74)
Setiap Hari 89%Weekday 11%Weekend 0%
Weekday usage
Bekerja
82%
Antar jemput
30%
Berbelanja
27%
Jarak dekat
16%
Sekolah
15%
Weekend usage
Jalan2 dalam kota
70%
Berbelanja
39%
Jalan2 luar kota
32%
Hangout
27%
Touring
20%
15,1 kmJarak tempuh harian
52,3 km/jamKecepatan rata-rata
75,0 km/jamKecepatan maksimum
Vario 125 Street (n = 21)
Setiap Hari 81%Weekday 14%Weekend 5%
Weekday usage
Bekerja
62%
Antar jemput
29%
Hangout
29%
Sekolah
19%
Jarak dekat
19%
Weekend usage
Jalan2 dalam kota
62%
Hangout
48%
Berbelanja
38%
Touring
24%
Jarak dekat
14%
21,5 kmJarak tempuh harian
52,9 km/jamKecepatan rata-rata
75,5 km/jamKecepatan maksimum

Hobby & leisure

Membandingkan minat aktivitas user Vario 125 vs Vario 125 Street.
Vario 125 (n = 74)
vs
Vario 125 Street (n = 21)
77%
🎵Suka music
86%
77%
🏃Suka olahraga
86%
65%
🛍️Jalan-jalan ke mall
62%
68%
☕Nongkrong / ngopi
71%
81%
🏖️Suka liburan
76%
50%
🏍️Suka touring
48%
22%
👥Tertarik komunitas motor
14%
38%
🛠️Suka modifikasi
43%
26%
📱Posting motor di sosmed
29%
User Vario 125 Street lebih kuat pada musik, olahraga, nongkrong/ngopi, modifikasi, dan posting motor di sosmed — menunjukkan karakter yang sedikit lebih ekspresif dan lifestyle-oriented.

5. Voice of Dealer

Jumlah responden = 255

Street sebagai varian terfavorit3,9%
≈ 10 dari 255 dealer menempatkan Street sebagai varian paling diminati.
Demand sedang menurun58,8%
43,1% menurun + 15,7% menurun signifikan.
Switch ke CBS / CBS-ISS89,0%
Perpindahan paling besar tetap di dalam keluarga Vario 125.
Top action request63,1%
Refreshment desain / warna menjadi tindakan yang paling banyak disebut dealer.

1. Diantara beberapa varian produk New Vario 125, mana yang paling banyak diminati konsumen di Dealer anda ?

Varian paling diminati customer

Share dealer yang memilih masing-masing varian sebagai yang paling diminati.
Vario 125 CBS-ISS
57,6%
Vario 125 CBS
38,4%
Vario 125 Street
3,9%
Gap positioning sangat lebar. CBS-ISS memimpin 57,6%, CBS 38,4%, sedangkan Street hanya 3,9%. Artinya, ketika dealer diminta menunjuk satu varian paling diminati, Street baru muncul sebagai pilihan minoritas.

2. Kenapa varian tersebut paling banyak diminati ?

Angka pada bar chart sudah diadjust dengan formula: % alasan dalam varian × % share varian paling diminati, sehingga lebih merefleksikan kontribusi alasan terhadap total dealer.

Vario 125 CBS

Basis ±98 dealer · angka sudah diadjust terhadap share varian
harga terjangkau
19,6%
kunci manual
5,9%
warna
3,9%
desain
2,4%
desain simple
2,4%
harga jual tinggi
1,6%
praktis
1,6%
warna glossy
1,6%
desain elegan
1,2%
irit bbm
1,2%
Cluster alasan utama
Harga & value
21,6%
Desain
7,5%
Fitur & teknologi
7,1%
Warna
7,1%
Fungsional & kenyamanan
5,9%

Vario 125 CBS-ISS

Basis ±147 dealer · angka sudah diadjust terhadap share varian
desain
12,9%
warna
12,2%
smartkey
11,4%
desain elegan
5,9%
warna elegan
3,9%
fitur lengkap
3,9%
desain simple
3,5%
warna simple
3,5%
desain sporty
3,1%
fitur keamanan
2,4%
Cluster alasan utama
Desain
31,0%
Warna
25,1%
Fitur & teknologi
19,2%
Fungsional & kenyamanan
7,5%
Harga & value
4,7%

Vario 125 Street

Basis ±10 dealer · angka sudah diadjust terhadap share varian
desain
0,8%
warna
0,8%
cocok semua kalangan
0,4%
desain mewah
0,4%
desain ramping
0,4%
desain terbaru
0,4%
desain trendy
0,4%
fitur ISS
0,4%
lincah
0,4%
posisi duduk nyaman
0,4%
Cluster alasan utama
Desain
2,4%
Fungsional & kenyamanan
1,2%
Warna
0,8%
Fitur & teknologi
0,4%
Pola alasan per varian makin jelas setelah diadjust ke share varian. CBS terutama ditopang Harga & value (21,6%); CBS-ISS dipimpin Desain (31,0%) dan Warna (25,1%); sementara Street tetap paling kuat di Desain (2,4%), tetapi kontribusinya kecil karena share varian total hanya 3,9%.

3. Bagaimana tren permintaan Vario 125 Street di Dealer Anda dalam 3-6 bulan terakhir?

Meningkat signifikan
3%
Meningkat
7%
Relatif stabil
31%
Menurun
43%
Menurun signifikan
16%

8. Bagaimana optimisme penjualan Vario 125 Street ke depan?

Sangat optimis
7%
Optimis
29%
Kurang optimis
21%
Biasa saja
32%
Sangat kurang
11%

4. Menurut Anda, apa alasan PALING BESAR customer saat ini tidak memilih Vario 125 Street?

Alasan utama yang paling sering menjadi trigger customer tidak memilih Vario 125 Street.

desain kurang menarik
31,8%
harga lebih mahal
16,9%
stang terbuka
10,6%
desain speedometer kurang proporsional
5,5%
kepala motor kecil
4,7%
warna/stripping
4,7%
desain belum familiar
3,5%
desain aneh
2,7%
stang kurang proporsional
2,7%
warna terlalu mencolok
2,4%
Desain adalah akar masalah utama. “Desain kurang menarik” sendiri mencapai 31,8%; isu lain seperti stang terbuka, speedometer, kepala motor, warna/striping membentuk satu cluster persepsi visual yang konsisten.

Cluster alasan utama

Cluster dihitung dari seluruh jawaban yang muncul, bukan hanya jawaban teratas.
Desain
69,0%
Harga & value
18,4%
Warna
12,5%
Segmentasi & preferensi
8,6%
Lainnya
0,4%
Fitur / diferensiasi
0,4%
Ketersediaan unit
0,4%

5. Ketika customer batal membeli Vario 125 Street, biasanya mereka beralih ke produk apa?

Produk substitusi setelah batal Street

Pilihan customer setelah tidak jadi membeli Vario 125 Street.
Vario 125 CBS-ISS
61,6%
Vario 125 CBS
27,5%
BeAT Street
6,7%
Vario 160
3,1%
BeAT CBS
0,8%
PCX
0,4%

6. Menurut Anda, apa kendala utama dalam menjual Vario 125 Street? (Maksimal 3)

desain kurang menarik
48,6%
harga terlalu mahal
31,8%
warna/striping kurang menarik
24,3%
minat konsumen masih rendah
11,4%
stang terbuka
11,4%
harga jual rendah
8,6%
warna terlalu ramai
6,3%
kepala motor kecil
5,5%
warna mencolok
3,1%
produk belum familiar
2,7%
Dua lapis barrier: product appeal (desain/warna/stang) dan commercial value (harga terlalu mahal). Artinya promosi saja tidak cukup bila desain masih dipersepsikan kurang menarik.

Cluster kendala utama

Cluster dihitung dari seluruh jawaban yang muncul, bukan hanya jawaban teratas.
Desain
77,3%
Harga & value
42,7%
Warna
34,9%
Demand & segmentasi
21,2%
Fitur & performa
2,7%
Konteks penggunaan / pasar
2,0%
Ketersediaan unit
2,0%
Promosi
1,2%
Lainnya
0,8%

7. Menurut Anda, profil customer seperti apa yang paling mudah diarahkan ke Vario 125 Street?

Profil customer yang menurut dealer paling potensial untuk diarahkan ke Vario 125 Street.

1
anak muda
29,0%
2
suka touring
9,0%
3
ingin tampil beda
8,2%
4
pelajar
8,2%
5
Gen Z
6,7%
6
suka modifikasi
4,7%
7
pegawai swasta
4,3%
8
berjiwa adventure
3,9%
9
laki-laki
3,1%
10
modis
3,1%

Interpretasi persona

“Young Expression Seeker”

Anak muda/Gen Z/pelajar yang ingin tampil beda, suka touring, modifikasi, gaya sporty/adventure, dan lebih responsif pada identitas visual.

9. Apa yang paling perlu diperbaiki untuk meningkatkan kembali sales Vario 125 Street?

Refreshment desain / warna
63,1%
Program kredit (DP,Cicilan,Tenor)
43,9%
Sosmed Activity
14,5%
Aktivasi area
12,5%
Ketersediaan unit
6,7%
Body lebih besar
0,8%
desain handlebar diubah
0,8%
diferensiasi produk
0,8%